Batang-Batang, NU Online Sumenep
Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Batang-Batang laksanan rutinitas bulanan Mejelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (MDS RA) bertempat di Masjid Nur Muhammad, Banuaju Barat pada Jumat (25/12/2020).
Rutinitas tersebut merupakan kegiatan pertama yg dilaksanakan semenjak pergantian masa kepengurusan PAC GP Ansor Batang-Batang yg dinahkodai oleh sahabat Muslimu.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh salah satu Pengurus Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Sumenep, Adi Purnomo, dan seluruh pengurus PAC GP Ansor Batang-Batang serta seluruh kader ditingkat Ranting.
Ketua PAC GP Ansor Batang-Batang merasa bersyukur Mejelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor kembali terlaksana setelah beberapa bulan vakum salah satunya karena faktor menghadapi dan mengawal proses Pilkada Kabupaten Sumenep beberapa waktu lalu.
“Saya merasa bersyukur sekali pada kesempatan kali ini kita bisa berkumpul dan tetap berkhidmat kembali serta bisa melaksanakan kegiatan dengan semangat baru,” ujar Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk itu.
Selain itu, pada pelaksanaan kegiatan tersebut juga diisi dengan musyawarah pembentukan panitia pelaksana pelantikan kepengurusan. Dalam hal ini, menghasilkan keputusan sahabat Eeng sebagai Ketua Panitia dan Fikri Adzim sebagai Sekretaris. Kemudian disusul dengan penentuan masing-masing devisi yang dipandu oleh ketua panitia terpilih.
Selanjutnya kegiatan tersebut diakhiri dengan sambutan dari Sahabat Adi Purnomo. Ia meminta kepada semua pihak agar di setiap pelaksanaan kegiatan baik yang bersifat seremonial ataupun pendampingan, harus melibatkan Ranting sebagai basis utamanya.
“Gerakan semacam ini perlu dilakukan sebagai upaya mendorong dan melakukan pendampingan pada setiap pengurus ranting yg ada di Batang-Batang agar lebih progresif melaksanakan kegiatan. Maksimalkan dalam bergerak, agar masyarakat di akar rumput benar-benar merasakan kebermanfaatan kita,” tegas Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Guluk-Guluk itu.
Pewarta: Moh. Khairus Shadiqin
Editor: Abdul Warits

