Bluto, NU Online Sumenep
Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Gingging dan Karang Taruna Sanjaya Desa Gingging, Bluto, Sumenep menggelar Takbir Keliling Desa, Ahad (01/05/2022) malam. Kegiatan bertajuk ‘Gema Menuju Hari Raya Kemenangan’ ini dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah.
Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Bluto, Rofiqi mengapresiasi dan mendukung kegiatan Takbir Keliling Desa ini. Sebab, hal ini menjadi salah satu bukti bahwa Ansor akan selalu hadir mewadahi kegiatan postif kepemudaan dan kemasyarakatan.
“Atas nama PAC GP Ansor Bluto, saya mengapresiasi positif kegiatan ini. Ini perlu diteruskan di masa-masa yang akan datang,” ujarnya saat dihubungi NU Online Sumenep.
Sementara Ketua PR GP Ansor Gingging, Ihwan Haqiqi menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan kerja sama antara PR GP Ansor dan Karang Taruna Sanjaya Desa Gingging. Untuk itu, dirinya berharap dua organisasi ini terus kompak dan membawa kemajuan.
“Besar harapan saya, semoga kedua organisasi ini selalu kompak, maju dan bisa memberikan yang terbaik untuk kemajuan pemuda Desa Gingging,” sebutnya.
Di sisi lain, Ketua Karang Taruna Sanjaya Naufal Al Mahrosi menyebutkan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan atmosfer positif di kalangan pemuda desa. Selain itu untuk mewadahi mereka yang biasanya suka keluyuran ke kota saat malam lebaran.
“Meskipun kegiatan ini mendadak, persiapan hanya dalam jangka waktu dua hari, alhamdulillah meriahnya melebihi ekspektasi kami. Mungkin tahun depan kami akan mengadakan kegiatan takbiran lagi dengan konsep yang lebih matang dan lebih meriah lagi,” ungkapnya.
Kegiatan takbir keliling Desa Gingging yang baru pertama kali dilaksanakan ini mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak. Salah satunya dari Dewan Penasihat PR GP Ansor Gingging, Habibi.
Lulusan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) PAC GP Ansor Bluto tersebut mengatakan, kegiatan ini perlu didukung dan dilanjutkan di tahun-tahun selanjutnya.
“Karena acara ini dapat meminimalisir pemuda atau masyarakat umum untuk takbir keliling ke kota yang notabenenya dilarang oleh Pemkab Sumenep,” tandasnya.
Pewarta: Salman Al-Farisi
Editor: Ach. Kholilurrahman

