Nonggunong, NU Online Sumenep
Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Nonggunong telah usai digelar pada Rabu, (22/09/2021). Salah satu rangkaian acara yang dipusatkan di Kantor MWCNU setempat itu ialah sidang pleno III Penetapan Hasil Sidang Komisi.
Terdapat tiga Komisi yang dilaksanakan dalam konferensi kali ini, yaitu Komisi Organisasi, Komisi Rekomendasi, dan Komisi Program Kerja. Secara bergiliran, masing-masing komisi menyampaikan hasil sidangnya, berikut pula usulan yang ditawarkan. Sidang pleno III ini dipimpin oleh Achmad Hasan, dan Zainal sebagai Sekretaris sidang.
Ketua sidang Komisi Program Kerja, Mohammad Mohni menyampaikan, bahwa pihaknya mengusulkan terbentuknya Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBMNU), Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU), dan Penguatan Informasi dan Teknologi di MWCNU Nonggunong.
“Saya mewakili dari Komisi Program Kerja menginginkan adanya LBMNU, LPNU, dan penguatan di bidang teknologi, serta programa lain sesuai materi pada konferensi ini,” ujar pria yang juga Ketua Ranting NU Nonggunong ini.
Sementara dari Komisi Rekomendasi menitikberatkan pada kesejahteraan ekonomi warga NU. Disebutkan, bahwa Nahdliyin berharap akan tranparansi harga e-warung kepada penerima manfaat.
“Selain itu, kami juga berharap persamaan harga BBM antara kepulauan dan daratan, serta suksesi vaksinasi,” kata Moh Alwan selaku ketua sidang komisi rekomendasi.
Hal tersebut didukung oleh Achmad Hasan yang menginginkan kesejahteraan ekonomi dan kemandirian organisasi. Menurutnya, sudah saatnya NU mandiri, sesuai tema konferensi, yaitu “Menjaga Tradisi dan Menguatkan Jati Diri Menjadi Organisasi yang Mandiri”.
“Tema ini mari kita jaga dan laksanakan bersama, karena ini merupakan amanah dari konferensi,” kata Hasan yang juga Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Nonggunong.
Editor: A. Habiburrahman

