Kota, NU Online Sumenep
Pengaruh gadget pada anak memiliki dua sisi, yakni positif dan negarit. Berangkat dari permasalahan ini, Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) Sumenep, menggelar Webinar Parenting Series 4 dengan tema ‘Gadget dan Anak’, Sabtu (28/8/2021).
Acara dilaksanakan melalui zoom meeting dibuka dengan sambutan Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumenep, ibu Nia Kurnia Fauzi sebagai. Untuk pembicara diisi oleh Psikolog dan Ketua Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Cabang Sumenep, yakni Kiai Zamzami Sabiq Hamid.
Ketua PKK Sumenep, ibu Nia Kurnia Fauzi mengajak pada orang tua untuk mendampingi anaknya saat bermain gadget.
“Penggunaan gadget secara berlebihan akan membawa dampak buruk pada perkembangan anak. Oleh karenanya, mari dampingi mereka agar tidak terpengaruh pada gadget,” pintanya.
Selanjutnya, Ketua LKKNU Sumenep, Raudlatun berharap agar orang tua bisa mendampingi anaknya saat bermain gadget atau di saat pembelajaran daring di masa pandemi.
“Semoga parenting ini, orang tua merasa aman dan aman ketika anaknya bermain gadget. Sebab gadget memiliki dampak buruknya. Oleh karena itu, kami ambil tema ini untuk memberi wawasan dan pengetahuan kepada orang tua tentang tata cara mendampingi anak dalam bergadget,” ujarnya saat mengawali sambutannya.
Dijelaskan pula, dampak buruknya gadget adalah anak akan sulit bersosialisasi dan berinteraksi dengan temannya, karena anak hanya fokus pada gadget.
“Anak akan malas bergerak ketika dipanggil orang tuanya. Ia tidak peduli, karena khusuk dengan gadgetnya. Ingat, pengasuhan dan pendampingan anak, bukan tugas perempuan. Tetapi tugas bersama,” ungkapnya.
Dirinya mengatakan bahwa, acara ini bekerja sama dengan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumenep, Rahima Jakarta, dan Mubadalah Cirebon.
“Alhamdulillah, ada sekitar 60 an peserta yang mengikuti acara ini. Bahkan pesertanya banyak dari luar Sumenep, seperti LKKNU Jawa Tengah dan Jawab Barat. Lumayan, antusiasme warga Yogyakarta dan Tasikmalaya bisa mengikuti parenting hingga akhir.” Tuturnya pada reporter.
Tak sampai di situ, ia mengutarakan, sebenarnya acara parenting sudah dimulai sejak bulan Februari dengan tema ‘Pendidikan Anak di Masa Pandemi’ yang diisi oleh ibu Sri wahyaningsih selaku Pendidik dan Pendiri Salam Yogyakarta. Juga ibu Siti Qudsiati Utami selaku Ibu Rumah Tangga dan Crafter.
“Di bulan April, tema parenting kami adalah ‘Pengasuhan Bersama, Konsep dan Praktiknya’ yang diampu oleh Ning Alissa Wahid sebagai Sekretaris LKKNU PBNU. Sedangkan di bulan Juni temanya ‘Plus Minus Pengasuhan Gotong Royong’ oleh Farha Ciciek sebagai Tanoker Ledokombo,” terangnya.
Di bulan Oktober nanti, series ke-5 ‘Manajemen Komunikasi dalam Keluarga’ yang diisi oleh Najelaa Shihab selaku Pendidik dan Pendiri Keluarga Kita. Terakhir di series ke-6 temanya adalah pendidikan ‘Seks Sejak Dini’ yang akan diisi oleh Al-Maryati Sholihah selaku Komisioner Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
“Jangan lupa ibu-ibu, ikuti program kami sampai di series ke-6,” tandasnya.
Editor: Firdausi

