Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
Dalam rangka hari penanaman nasional, NU Care – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Guluk-Guluk mengajak seluruh elemen, khususnya warga NU untuk menanam dengan tujuan menghidupkan kembali sumber mata air kehidupan untuk keberlanjutan anak cucu dan seterusnya, Selasa (30/11/2021).
Penanaman yang dilakukan di 3 titik, yaitu sumber Tronah Bragung yang secara langsung didampingi oleh pemerintahan Desa Bragung dan Gerakan Pemuda Bragung (Gabra), sumber Kalabaan, dan sumber Daleman Guluk-Guluk Timur dengan melibatkan Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Guluk-Guluk.
Di antara bibit yang ditanam meliputi jati, akasia, jambu air, kelengkeng, dan sirsak dengan total keseluruhan 129 bibit.
Kepala Desa Bragung, Lathifah mengapresiasi dengan adanya kegiatan tersebut. Karena sumber mata air menjadi sarana prasarana bagi warga sekitar untuk kebutuhan rumah tangga dan pertanian. Sejatinya sumber mata air harus dijaga dan dipelihara agar generasi selanjutnya bisa menikmati dan memanfaatkan sumber daya alam ini.
“Kami sangat bersyukur dan sangat berbangga terhadap kegiatan ini. Hal ini menjadi salah satu tanggung jawab kita bersama untuk menjaga lingkungan,” ujarnya saat dikonfirmsai NU Online Sumenep.
Menurutnya, penghijauan merupakan wujud rasa syukur terhadap bumi. Di mana tanggung jawab manusia adalah menjaga lingkungan tidak dan tak hanya karena diingatkan oleh bencana alam. Dalam perspektif Madura, pohon ini adalah pakunya bumi. Banyak bencana terjadi karena pakunya bumi sudah semakin berkurang.
“Dari perspektif agama pun, menggaransikan bahwa kerusakan yang terjadi di dunia ini disebabkan oleh perbuatan manusia,” imbuhnya
Pada saat yang sama, Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Guluk-Guluk, KH Md Widadi Rohim menegaskan bahwa NU bukan jam’iyah diniyah saja alias mengurus permasalahan qunut dan tahlilan saja. Tetapi NU adalah jam’iyah ijtimaiyah.
“NU bagian dari masyarakatyang mengemban amanah dan tanggung jawab untuk menjaga bumi. Oleh karena itu, kegiatan NU harus bermanfaat, salah satunya penghijauan yang tujuan adalah menjaga mata air sebagai amal untuk anak cucu kita kelak,” pungkasnya.
Acara dihadiri langsung oleh Dinas Kehutanan Kabupaten Sumenep bapak Ach Murtadha. Kemudian penanaman secara simbolis oleh MWCNU setempat dan Pemdes.
Pewarta: Zaza
Editor: Firdausi

