Batuan, NU Online Sumenep
Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep menggelar Sosialisasi tentang Wakaf dan Pertanahan, Sabtu (16/1/2021). Dalam acara yang dihelat di Gedung PCNU Sumenep Lantai 2, Jalan Trunojoyo, Nomor 295, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan ini juga dilakukan pembentukan Nadzir atau orang yang diberi tugas untuk mengelola wakaf, di tingkat Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kabupaten Sumenep.
Acara yang melibatkan Ketua, Sekretaris dan Bendahara MWCNU se-Kabupaten Sumenep ini menghadirkan Naghfir dari Notaris Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sebagai pemateri.
Naghfir, Notaris PPAT yang sekaligus anggota Pengurus LWPNU Sumenep berharap, agar seluruh aset yang berupa tanah yang saat ini ditempati Kantor MWCNU, Ranting NU, Anak Ranting NU, maupun tanah lain milik NU setempat harus segera diproses sertifikasinya.
“Hal ini penting untuk segera ditindaklanjuti oleh kita, agar ke depannya tidak mewariskan masalah yang berkepanjangan kepada generasi berikutnya,” ungkapnya penuh harap.
Saiful Rizal, Ketua LWPNU Sumenep menyampaikan, bahwa kegiatan ini digelar sebagai upaya untuk mengidentifikasi masalah dan potensi aset yang perlu segera ditindak lanjuti untuk bisa sampai pada tahap sertifikasi.
“Kegiatan ini merupakan awal dari rangkaian proses sertifikasi tanah, baik diperoleh dari wakaf, beli atau hibah di lingkungan PCNU Sumenep,” ujarnya.
Pihaknya mengaku, bahwa dalam waktu dekat, LWPNU akan melakukan kunjungan atau Turba ke masing-masing MWCNU, yang dianggap menjadi prioritas untuk proses identifikasi masalah dan penyelesaian hingga tahap sertifikasi.
Sementara itu, KH. A. Pandji Taufiq mengapresiasi gagasan dan program yang dicanangkan oleh LWPNU Sumenep ini. Ia menyampaikan terimakasih kepada LWPNU, karena telah berupaya mengawal kepastian hukum aset yang dimiliki NU. Meski baru ditahap awal, pihaknya berharap agar ke depan terus istikamah dilakukan.
“Atas nama PCNU Sumenep, kami mengapresiasi dan tentu berterimakasih kepada LWPNU yang telah memulai langkah pertama dalam melakukan pengawalan terhadap aset-aset yang dimiliki oleh NU,” tegas Ketua PCNU Sumenep.
Sebelum acara diakhiri, Ketua LWPNU PCNU Sumenep melakukan pendataan Pengurus MWCNU yang akan menjadi Nadzir di masing-masing Kecamatan.
Editor: A. Habiburrahman

