Image Slider

LAZISNU Sumenep Laporkan Capaian Program di Tahun Pertama

Kota, NU Online Sumenep

Sebelum peluncuran beasiswa, Sekretaris Pengurus Cabang (PC) NU Care – Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Sumenep, Hakiki melaporkan beberapa program yang sudah terlaksana di tahun 2021.

Pertama, berbagi berkah. Program ini diperuntukkan bagi keluarga prasejahtera. Kedua, senyum yatim, cinta yatim dan dekat nabi di surga.

“Sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari, aku dan orang yang mengurus (menanggung) anak yatim (kedudukannya) di dalam surga ini. Nabi mengisyaratkan dengan (kedua jarinya yaitu) telunjuk dan jari tengah serta menggerakkan keduanya,” tuturnya, Ahad (06/02/2022) di gedung Graha Kemahasiswaan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumenep.

Pihaknya juga menyalurkan donasi korban erupsi gunung Semeru di Lumajang. Lazisnu bersama lembaga dan badan otonom tergabung dalam NU Sumenep Peduli.

“Kami pun menyalurkan bantuan pada Pondok Pesantren Annidhomiyah Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Pameksan yang tahun lalu yang tertimpa tanah longsor. Program ini diberi nama kemanusiaan tanpa batas,” terangnya.

Hakiki melanjtukan, pihaknya setiap tahun menyantuni anak yatim dengan kemasan program senyum yatim di bulan Maulid, Muharram senyum yatim, dan di bulan Ramadhan. Bahkan pihaknya juga tak segam memberikan zakat fitrah, pakain layak pakai dan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) pada dhuafa.

“Kami juga melakukan program back to masjid. Maksudnya kami bekerja sama dengan lembaga dan Banom membersihkan masjid, sedekah perlengkapan ibadah dan alat kebersihan masjid serta mushala,” ungkapnya.

Yang paling mengesankan menurutnya adalah bantu renovasi masjid Khairul Jannah Desa Karang Anyar, Kalianget, Sumenep akibat bencana angin puting beliung. Berbeda saat kasus Covid-19 melonjak, pihaknya memberikan bantuan pangan terdampak PPKM yang diberikan secara serentak oleh seluruh pengurus ranting NU se-Sumenep.

“Lazisnu juga membantu mengembangkan usaha ibu Sapuni Desa Poreh, Lenteng, Sumenep. Beliau seorang janda yang kehidupan sehari-harinya berprofesi sebagai pemulung dan kerja serabutan. Alhamdulillah, kami bisa memberi usaha tambahan dengan membuka warung konter dan gorengan,” curahnya.

Di laporan akhirnya, PW NU Care -Lazisnu Jawa Timur gandeng Lazisnu Sumenep untuk menyalurkan bantuan modal UMKM dan Beasiswa Santri Nusantara (Besantara) untuk siswa berprestasi.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga