Image Slider

LFA Guluk-Guluk Sosialisasikan Program Kerja di Nusa FM

Batuan, NU Online Sumenep

Di edisi Kamis (15/4/2021), ustadz Lukmanul Hakim menghadiri studio Nusa FM untuk memperkenalkan beberapa program Lajnah Falakiyah Annuqayah (LFA) Guluk-Guluk kepada khalayak.

Sekretaris LFA Guluk-Guluk tersebut memaparkan visi organisasinya, yaitu menjadikan alam semesta sebagai media dzikir untuk selalu mengingat ke-Mahakuasaan-Nya. Sedangkan misinya adalah melakukan perhitungan dan pengamatan pada objek langit untuk menyusun mawaqit ibadah; melakukan penelitian dan pengamatan terhadap kajian ilmu falak; dan mendidik dan melatih santri agar kompeten dalam melakukan hisab rukyat.

“Dari visi-misi tersebut, terbentuklah program kerja LFA, yaitu cara menentukan awal shalat, awal bulan, pembuatan awal waktu shalat sistem aplikasi android dan olimpiade falakiyah serta masih banyak lagi yang lainnya,” ujarnya mahasiswa semester VIII Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk.

Program tersebut rata-rata untuk kepentingan ibadah amaliyah, sehingga sangat penting untuk diterapkan di lingkungan pesantren, karena falakiyah ini berlandaskan hukum kifayah, sehingga haram di suatu tempat jika tidak ada yang mengetahui ilmu ini.

“Untuk mendukung program kerja, kami menggunakan kalkulator saintivic, 3 buah teleskop handmade, globe, peta, mizwala qibla, istiwain handmade, dan tripot. Juga beberapa buku falak, kitab falak, dan hasil karya LFA,” kata kepala perpustakaan Madrasah Aliyah (MA) 1 Annuqayah Guluk-Guluk itu.

Di penghujung acara, dirinya menegaskan bahwa peran LFA hingga saat ini adalah menyusun kalender masehi dan hijriyah; membuat jadwal shalat satu tahun; membuat jadwal imsakiyah ramadhan; membuat wallpaper; imsakiyah ramadlan; melakukan rukyatul hilal Ramadlan, Syawwal, dan Dzul Hijjah; observasi kusufain; observasi Istiwa’ A’dham (Rashdul Kiblah); pengamatan bulan purnama (Ayyam al-Baidl); sosialisai dan eksperimen falak di lingkungan pesantren dan di luar pesantren; serta kalibrasi arah kiblat di lingkungan pesantren dan di luar area pesantren.

“Kami mohon dukungannya pada seluruh nahdliyin, terutama jajaran masyaikh agar LFA menjadi lembaga yang tetap konsiten dalam pengembangan ilmu falak ke depan dan menjadi rujukan bagi masyarakat atau santri dalam memahami hal-hal yang berkaitan tentang mawaqit ibadah,” tandasnya.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga