Dungkek, NU Online Sumenep
Pimpinan komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU ) MA) Nasy’atul Muta’allimin Candi Dungkek melakukan kolaborasi kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) dengan PK IPNU IPPNU MTs Nasy’atul Muta’allimin Candi dungkek pada hari Jum’at (29/01/21) dengan tema ” Mengokohkan Trilogi IPNU IPPNU di masa Pandemi”.
Kegiatan yang bertempat di Yayasan Al Jailani Candi Dungkek ini dihadiri KH. Syafiq selaku kepala sekolah MA Nasy’atul Muta’allimin, Ustadz Ibdiyanto, Pembina PK MA Nasy’atul Muta’allimin, perwakilan PC IPNU Sumenep, PAC IPNU IPPNU Dungkek, PK IPNU IPPNU MA Nasy’atul Muta’allimin, PK IPNU IPPNU MTs Nasy’atul Muta’allimin, dan peserta.
KH. Syafiq selaku kepala sekolah MA Nasy’atul Muta’allimin Candi mengharap kepada semua peserta agar Nahdlatul Ulama bukan hanya dijadikan atribut belaka, tetapi juga harus menyatu ke dalam diri kita.
“Kalian ber-NU itu jangan hanya di atribut saja, tetapi harus tercermin dalam diri kalian,” Tuturnya
Ia menambahkan, agar peserta benar-benar mencermati dengan baik terhadap beberapa materi yang disampaikan selama Makesta berlangsung, sehingga materi itu berguna bagi peserta dan peserta tidak sia-sia dalam mengikuti kegiatan tersebut.
“Kalian arus mencermati materi-materi yang ada selama Makesta, agar berguna dan tidak sia-sia untuk kalian,” tegasnya.
Sementara itu, Moh. Nauval Abror selaku pengurus PC IPNU Sumenep menyampaikan, bahwa setelah pelaksanaan Makesta harus ada hasil yang dicapai, ia berpesan supaya tidak hanya sekadar ikut kegiatan karena target sertifikat.
“Jadi Makesta ini harus membuahkan hasil yang baik, sehingga peserta bisa lebih baik setelah ikut Makesta ini, jangan hanya karena target sertifikat,” pintanya kepada peserta.
Adapun di sisi lain, Moh. Amin Rais, Ketua PAC IPNU Dungkek menyampaikan bahwa Makesta tersebut merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti oleh anggota baru maupun anggota lama dan harus serius dalam mengikutinya.
“Makesta merupakan jenjang kaderisasi wajib yang harus diikuti oleh anggota baru maupun lama. semua harus serius mengikutinya,” jelasnya
Amin menambahkan, bahwa satu-satunya ketua PK yang sudah mengikuti jenjang kaderisasi kedua Latihan Kader Muda (Lakmud) di timur daya bahkan di Sumenep hanyalah ketua PK IPNU MA Nasy’atul Muta’allimin. Ia berharap para peserta bisa mencontohnya.
“Ketua PK IPNU MA Nasy’atul Muta’allimin merupakan satu-satunya ketua PK IPNU yang selesai mengikuti jenjang kaderisasi kedua yaitu Lakmud, kalian harus mencontoh dan bahkan kalau bisa harus melebihi dia,” tegas Amin.
Editor : A. Warits Rovi

