Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
Pondok Pesantren Annuqayah daerah Latee Guluk-Guluk, bakal menggelar Istighotsah 1 Abad pesantren yang akan dilaksanakan pada 07 Agustus 2023 M bertepatan 20 Muharram 1445 H. Dijekaskan oleh KH Abd A’la Basyir, pengingatan ini penting dalam rangka meneladani dan mewarisi nilai-nilai muassis pesantren yang didirikan oleh KH Abdullah Sajjad bin Muhammad Asy-Syarqawi pada tahun 1923.
“Setelah KH Abdullah Sajjad wafat, tongkat estafet ini diteruskan oleh putranya KH Ahmad Basyir dan KH Abd Basith,” ungkap pengasuh pesantren Annuqayah Latee sebagaimana dalam tayangan Annuqayah Latee TV diakses NU Online Sumenep, Senin (31/7/2023).
Rais Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu mengutarakan, atas nama keluarga besar Annuqayah Latee, ia mengajak kepada alumni, santri dan masyarakat agar meneguhkan dan mengenmbangkan nilai-nilai kesantrian. Terutama nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
“Semarakkan peringatan ini. Hal terpenting mendoakan muassis pesantren. Kita sebagai penerus harus menyebarkan nilai-nilainya dengan penuh keteguhan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas, bangsa dan negara,” tutur mantan Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya itu.
Di tempat yang berbeda, ketua panitia pelaksana Taufiqurrahman menyebutkan, kegiatan ini mengusung tema ‘Meneladani Perjuangan Masyayikh sebagai Nilai Dasar Pondok Pesantren Annuqayah Latee’. Ada sejumlah rangkaian kegiatan dalam acara ini, mulai pagi hingga malam, yang digelar di halaman Pondok Pesantren Annuqayah Latee.
“Meliputi, istighotsah, halaqah kesantrian, tausiah kesantrian, pelantikan Pengurus IKA P2AL masa khidmat 2023-2026, dan ragam agenda lain sebagai wadah alumni dalam meneladani masyayikh dan mengenang kehidupan pesantren di masa lalu,” ungkapnya.
Diketahui, istigasah 1 Abad Latee mengundang dewan pengasuh dan tetangga sekitar Pondok Pesantren Annuqayah serta akan diikuti ribuan peserta meliputi alumni dan santri pesantren Annuqayah Latee, Latee I, dan Latee II, yang tersebar di sejumlah daerah.

