Kota, NU Online Sumenep
Sudah biasa terjadi di berbagai kalangan, dalam setiap momentum pemilihan ketua atau jabatan publik lainnya, identik dengan ketegangan dan keseriusan. Bahkan tidak jarang pula dibayang-bayangi rasa ketakutan bilamana kemungkinan buruk terjadi.
Namun tidak bagi Nahdlatul Ulama. Perhelatan forum tertinggi di tubuh organisasi sosial keagamaan terbesar di dunia yang baru saja usai dilaksanakan, meninggalkan banyak kisah-kisah menarik yang justru mengundang tawa para muktamirin.
Pasalnya, saat detik-detik penghitungan suara pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang begitu menegangkan, Jum’at (24/12/2021), tiba-tiba suasana berubah dihiasi tawa lantaran panitia mengumumkan tentang sandal muktamirin yang tertukar.
“Izin para kiai yang tadi shalat subuh sebelah kiri sandalnya merasa tertukar mohon sandalnya mungkin tertukar sebelah,” ujar panitia melalui pengeras suara di sela-sela penghitungan.
Tentu saja, pengumuman panitia tersebut mengundang tawa para muktamirin yang sebelumnya fokus pada proses penghitungan. Tragedi yang terbilang lucu tersebut akhirnya berhasil memecah ketegangan. Uniknya sandal yang tertukar hanya sebelah, yakni bagian kiri.
“Sekali lagi, mungkin pak yai yang tadi shalat subuh sebelah kiri sandalnya ada yang tertukar,” imbuh panitia kembali mengingatkan.
Respons Warganet
Para muktamirin yang memadati ruangan Universitas Lampung itu, bahkan seluruh Nahdliyin di seluruh dunia yang mengikuti daring pun ikut menyebarkan cuplikan video tersebut, sebagai moment kelucuan yang terjadi di tengah ketegangan pemilihan Ketum PBNU.
Video tersebut akhirnya viral. Tidak sedikit para pengguna media sosial memosting cuplikan video tersebut sebagai salah satu kejadian unik yang lucu. Baik diunggah ke status WhatsApp, Instagram maupun lainnya.
Salah satunya diunggah oleh akun Instagram generasi_muda_nu_official.
Seperti dilansir dari NU Online Jabar, video tersebut pun mendapat banyak komentar dari para warganet.
Berikut ini reaksi para warganet melihat kejadian lucu tersebut:
“Ciri khas NU banget ini min…. alhamdulillah,” tulis akun ansor_dayaasri.
Disusul dengan komentar lain, “Ga bermasalah di sendal, ga NU pokoknya,” tulis akun _sssanusi menimpali.
“Tragedi kericuhan terjadi di Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama di Lampung (Tragedi Sendal),” tulis akun vesatrianegoro meramaikan komentar postingan tersebut.
Bahkan ada yang merasa bangga karena disebut-sebut dalam muktamar kali ini. “Sebagai salah satu yang siap jadi sendal e poro yai saya merasa bangga disebut-sebut pada muktamar kali ini,” kata akun dhanny7 dalam sebuah komentar.
Ada juga yang melapor kehilangan sendal seperti akun Instagram rizka_husnu_maulana. “Itu kebiasaan di pondok min, dulu g tau brp kali sendal ilang…” tulisnya.
Diketahui, Muktamar NU ke-34 tersebut menghasilkan nakhoda baru. Dimana KH. Yahya Cholil Staquf terpilih sebagai Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026. Dan KH. Miftachul Akhyar kembali dipercaya oleh 9 anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) untuk meneruskan amanah yang diemban sebelumnya sebagai Rais Aam PBNU.

