Pragaan, NU Online Sumenep
Haul muassis NU untuk menyambung dan memperkuat ruh dalam mengisi kehidupan dan berkhidmat. Pernyataan ini disampaikan oleh Rais Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, KH Zarkasyi Abdurrahim di acara Haul Muassis dalam rangka Hari Lahir (Harlah) ke-99 NU.
Acara ini diselenggarakan oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pakamban Laok, Pragaan, Sumenep, Senin (14/02/2022) malam di kediaman H Fauzi.
Kiai Zarkasyi menjelaskan, di antara yang diajarkan oleh muassis adalah taqwiyatul jamaah, yaitu kekuatan untuk bangkit agar Nahdliyin tahan banting. Kekuatan itu ada dua, yaitu tali yang menyambungkan pada sesepuh yang sudah wafat dan yang masih hidup.
“Jangan sampai putus dengan ulama yang sudah wafat. Karena Nabi pernah menegaskan kepada Umar r.a bahwa orang yang wafat, sama sekali tidak putus hubungannya dengan orang yang masih hidup,” ujarnya.
Di alam kubur, lanjutnya, orang yang wafat diberikan kekuatan atau signal oleh Allah dalam hal pendengaran. Hanya saja tidak bisa memberi respon atau tanggapan kepada orang yang masih hidup.
“Persambungan tali antara yang hidup dan mati bisa melahirkan kekuatan yang kelak menjadi pilar-pilar di tengah-tengah masyarakat, khususnya pada warga NU,” terangnya.
Alumni Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan itu mengajak pada Nahdliyin untuk memperbanyak berbuat kebaikan yang tiada henti. Karena amal kebaikan itu bakal dilaporkan oleh Malaikat pada sanak famili dan guru yang sudah wafat.
“Amal kita diberita acarakan oleh Malaikat pada orang-orang yang sudah wafat. Jika amal kita baik, ahli kubur gembira. Jika sebaliknya, ahli kubur berdoa kepada Allah agar ruhnya jangan dicabut dari raganya sampai mendapat hidayah dari Allah, seperti halnya Allah memberi hidayah kepada ahli kubur,” ungkapnya.
Kiai Zarkasyi menegaskan, sosok muassis yang dihauli malam ini merupakan tokoh yang berkelas. Tujuan dari acara ini agar Nahdliyin kecipratan berkah.
“Kami yakin, dengan memperkuat tali kepada muassis, hubungan ini menjadi kekuatan di hadapan Allah dan membangkitkan kita secara pribadi dan pada masyarakat luas,” pungkasnya.
Acara diparipurnai dengan peresmian kantor PRNU Pakamban Laok melalui pemotongan pita oleh Ketua MWCNU Pragaan, KH A Junaidi Mu’arif.
Editor : Ach Khalilurrahman

