Image Slider

Pertahankan Tradisi, Remaja Masjid Ar-Rahman Batuan Peringati Maulid Nabi

Batuan, NU Online Sumenep

Tradisi memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan bukti kecintaan Nahdliyin terhadap nabi akhir tersebut. Seperti yang dilakukan oleh Remaja Masjid Ar-Rahman, Desa Torbang, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Sabtu (09/10/2021) malam.

Ketua Remaja Masjid Ar-Rahman, Abdur Rahem mengatakan, peringatan Maulid Nabi merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Remaja Masjid Ar-Rahman setiap tahun. Tahun ini merupakan pelaksanaan Maulid Nabi paling istimewa karena diikuti ribuan jamaah.

“Tahun ini menjadi kegiatan yang istimewa karena jamaah mencapai ribuan orang, melebihi dari pelaksanaan tahun kemarin,” ujarnya.

Pihaknya menyampaikan permintaan maaf kepada jamaah dalam pelaksanaan maulid nabi kali ini mengalami banyak kekurangan. Ia pun juga menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan berkontribusi demi sukses dan lancarnya kegiatan tersebut.

“Terima kasih kami sampaikan kepada ulama dan masyayikh yang telah sudi hadir dalam kegiatan ini. Tak lupa juga kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Sumenep Ahmad Fauzi yang telah membantu dan mendukung kegiatan ini,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Takmir Masjid Ar-Rahman, Ustadz Marzuki. Ia bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, khususnya Bupati Ahmad Fauzi yang telah memberikan dukungan terhadap kegiatan ini.

Menurutnya, keberlangsungan sinergi antara ulama dengan umara seperti yang dilakukan saat ini cukup berpengaruh terhadap kemajuan Kabupaten Sumenep ke depan. Hal demikian menurutnya hendaknya dapat dijaga dengan baik hingga kelak.

“Terima kasih kepada Bupati Sumenep Ahmad Fauzi yang telah berkontribusi dan bersinergi dalam perayaan hari-hari besar Islam seperti ini. Semoga dukungan yang diberikan mendapat balasan setimpal oleh Allah SWT,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Torbang Muzanni mengimbau kepada masyarakat dan jamaah yang hadir agar terus menjaga keamanan dan kondusifitas desa, khususnya di tengah pandemi Covid-19 dimana perekonomian sedang tidak stabil.

Selain menjaga keamanan, ia mewanti-wanti agar warga juga turut menjaga kesehatan diri, salah satunya dengan melakukan vaksinasi agar imun tubuh menjadi kuat dan lebih kebal terhadap penyakit.

“Vaksin itu halal dan aman. Tidak seperti banyak kabar hoaks yang beredar. Sudah banyak ulama atau tokoh panutan kita yang disuntik vaksin,” katanya.

Anjuran pemerintah untuk melakukan vaksinasi merupakan upaya agar tercapai herd immunity atau kekebalan kelompok. Menurutnya, anjuran pemerintah tersebut sama halnya dengan upaya orang tua untuk anaknya minum jamu agar kesehatannya terjaga dengan baik.

“Kita sebagai orang tua kadang perlu memaksa anak untuk meminum jamu agar kesehatannya terjaga,” imbuhnya.

Meskipun pada dasarnya, hal tersebut menurut Muzanni bukan merupakan suatu paksaan, akan tetapi lebih kepada imbauan dan instruksi.

Diketahui, kegiatan mendatangkan penceramah KH Sopian Nurdin dari Cikarang, Jakarta. Acara tersebut kemudian dipungkasi dengan pembacaan doa oleh KH Abdullah Kholil, Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Tarate Pandian Sumenep.

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga