Batuan, NU Online Sumenep
Dewan Koordinator Cabang (DKC) Corp Brigade Pembangunan (CBP) dan Korp Pelajar Putri (KPP) Sumenep akan menggelar Pendidikan dan Latihan Pelatih (Diklatpel), pada Jum’at – Ahad (15-17/10/2021) mendatang.
Namun, sebelum itu, badan semi otonom Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Sumenep terlebih dahulu menggelar tahap penyaringan atau yang lebih dikenal dengan screening. Guna menentukan peserta layak tidaknya menjadi pelatih.
“Dengan dilaksanakannya screening ini kami berupaya untuk menyeleksi para calon pelatih yang dapat diandalkan di masa yang akan datang,” ungkap Rofiki, Komandan DKC CBP Sumenep di sela-sela acara screening, Jum’at (8/10/2021).
Tema yang diangkat pada Diklatpel kali ini adalah “Pelatih Satu Komando: Kaderisasi Tertata, Komandan Merata”. Diharapkan mampu mewujudkan kader CBP dan KPP sebagai pelayan dan pembantu masyarakat yang merupakan target arah gerakannya.
Juga diharapkan mampu meningkatkan kepekaan kader terhadap gejala-gejala alam dan sosial yang selama ini banyak terjadi.
Sebanyak 35 peserta yang hadir, secara bergiliran dites dengan dua tahapan. Yakni tes tulis dan tes lisan. Tes tulis mencakup sejarah CBP-KPP, sedangkan tes lisan mencakup materi Ahlussunnah Wal Jamaah, ke-NU-an, IPNU-IPPNU dan wawasan kebangsaan. Di dampingi langsung oleh PC IPNU-IPPNU Sumenep.
Dalam screening ini panitia menentukan siapa yang pantas dan layak untuk dijadikan instruktur pelatih di CBP-KPP Sumenep. Karena Sumenep saat ini butuh pelatih yang memang ahli di bidangnya. Hal itu disampaikan Selvi Astianti Dewi, Komandan KPP Sumenep.
“Kami menaruh harapan sangat besar kepada para calon pelatih ini. Demi keberlangsungan kaderisasi dan untuk merawat para kader pelajar NU di Sumenep,” pungkasnya.
Editor: Ibnu Abbas

