Image Slider

Bahtsul Masail NU Guluk-Guluk, Tekankan Pentingnya Gerakan Sosial

Guluk-Guluk, NU Online Sumenep
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Guluk-Guluk menggelar Bahtsul Masail dan Santunan Anak Yatim. Kegiatan rutin bulanan juga diisi dengan santunan anak yatim. Sebanyak 19 anak yatim disantuni oleh Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah (LAZISNU) bekerjasama dengan Baitul Maal Wa at-Tamwil Nuansa Umat (BMT NU) Jawa Timur.

Ketua MWCNU Guluk-Guluk, Kiai Widadi Rohim, menyebutkan bahwa santunan itu diserahkan dalam upaya memberdayakan kemandirian ekonomi masyarakat, utamanya bagi para yatim dan fakir miskin. Hal tersebut menurutnya sebagai wujud khidmat NU di bidang sosial-keagamaan.

“Tentu ini sebagai khidmat NU sebagai organisasi sosial keagamaan,” ujarnya saat menghadiri acara tersebut yang bertempat di Pondok Pesantren Babus Salam, Payudan Dundang. Jum’at (8/10/2021).

Kiai Nailurridho, Sy., Mustasyar MWCNU Guluk-Guluk menyampaikan pesan tentang adab berorganisasi. Hal itu beliau sampaikan saat memberikan tausiyah.

“NU adalah wadah yang didirikan oleh Hadratussyeikh KH Hasyim Asy’ari. Namanya wadah, ya tentu isinya beragam di dalamnya,” ungkap beliau.

Beliau mengibaratkan sebuah makanan. Dalam satu wadah, tentu ada banyak jenis makanan dengan ragam rasa yang berbeda-beda. Bilamana ada yang tidak disukai atau tidak disenangi, hendaknya tidak membuang semua makanan itu dengan wadahnya. Melainkan cukup jenis makanan yang tidak disukai saja.

“Ya kalo misalnya tidak suka sambal, ya sambalnya gak usah dimakan. Tidak suka sayur, ya biarkan saja tetap di piring, tidak usah dimakan. Jangan kemudian ada yang tidak disukai, makanan dan wadahnya dibuang semuanya,” tandas beliau.

Namanya organisasi, tentu banyak jamaah di dalamnya. Dan di antara jamaah itu tidak semuanya sama. Maka sebagai seorang pengabdi yang bijak, menurut beliau, hendaknya tidak menyerang NU secara kelembagaan bilamana ada yang berbeda pendapat. Melainkan memperbaikinya dan mencari titik temunya.

Kiai Nailurridho juga mengajak untuk mengenalkan NU sebagai organisasi sosial. Tanpa menjelekkan dan merendahkan organisasi lain. Tidak dengan cara saling membenci satu sama lain. Istiqamah menebarkan kebaikan untuk sesama.

Editor: Ibnu Abbas

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga