PERAHU BAHASA
Kesunyian tak pernah surut
Mengalir hingga ke hilir
Memukul lambung perahu
Yang membawa huruf-huruf
Pustaka diri
Diksi melukis isyarat
Layar frasa mengembang
Jelajahi citraan sebelum ombak
Memecah pantai
Dan buih imaji hilang kendali
Usia tak pernah cukup bagi puisi
Menyelami tiap detik kerapuhan
Tetapi kesunyian tak pernah surut
Mengeja samudera
Mengeja derita
Mengeja kita
Tambun, 21 september 2021
VIBRASI RASA
redup degup sembunyi dalam sepiku, senyap
tak pernah betah lama-lama menginap dalam riuh gaduh yang berderap
ada getar rasa mengidam sentuh
mengendap ke setiap saraf
mengidap berbagai harap
mengurai bentuk ke bentuk lain yang tak terungkap
dari haus menuju dahaga
membawa muara ke palung paling gelap
kutubmu menolak
menghubungkan benak
antara aku dan jarak
sebab porosmu berarus
tak pernah lurus
semakin tirus
tak punya tuju
Tambun, 2021
MEMBACA CUACA DI MATAMU
1/
Di matamu, pedih berhamburan. Terendap dalam gelap. Meratap lalu lebur jadi debu ; menjelma serbuk remah-remah yang akhirnya berlarian pada angan.
2/
Di matamu, laut menumpahkan gemuruh. Angin rindu riuh. Ombak pasang mengantarkan tempias wajah lusuhmu. Kemudian hanyut di bawa arus keterasingan kata-kata. Menyentuh palung bahasa dan tenggelam sedalam-dalamnya.
3/
Di matamu, tanah tandus kerap merayu hujan. Pohon-pohon tinggal kerangka. Burung-burung kehilangan hutan. Dan sansai kata adalah sembahyang musim yang kau ingin.
4/
Di matamu, awan kalang kabut, namun tak kunjung melahirkan hujan. Di debar dada, gelegar batin masih bersahutan.
5/
Di matamu, aku ingin sekali tinggal. Tuk menampung kepedihanmu yang tunggal. Atau jadi bunga musim semi paling mekar : sesuatu yang hangat dan lampau segar. Lalu kau ciumi tubuhku sebagai kasih di keabadian.
Bekasi, 11 Agustus 2021
Listio Wulan Nurmutaqin, kelahiran Brebes yang kini tinggal dan besar daerah Bekasi. Aktif bergiat di Kelas puisi Bekasi (KPB),Kelas menulis daring (KMD). Kelas puisi Atlit (KEPUL) Dan beberapa puisinya lolos kurasi di Majalah Elipsis edisi September 2021, Koran digital BMR FOX, Radar Pekalongan dan menulis 3 buku antalogi bersama. Bisa dihubungi melalui whatsapp/telpon di 087881491196. Email : listiowulann354@gmail.com

