Pragaan, NU Online Sumenep
Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi diniyah dan ijtimaiyah yang memiliki potensi luar biasa jika dikelola secara sinergis. Karena gerakan struktur dan kultur berpotensi sebagai media yang sangat nyata untuk menyapa warga di pelosok pedesaan.
Sebagaimana dilakukan oleh pengurus NU-Care Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadakah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pragaan yang membuktikan kepada masyarakat bahwa bedah rumah dluafa bisa mengenalkan NU pada warga.
KH Ahmad Junaidi Mu’arif mengutarakan bahwa lewat spirit dan gerakan sosial NU, bisa menjadi modal yang tak tertandingi oleh MWCNU lainnya di Kabupaten Sumenep. Karena bedah rumah ini sudah berjalan yang kedua kalinya setelah membedah rumah Bapak Sahawi di Desa Jaddung. Kali ini beliau memulainya dengan membedah rumah ibu Maswa di Dusun Rembang, Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Senin (4/1/2021).
Ketua MWCNU Pragaan menginstruksikan kepada Ketua NU-Care LAZISNU untuk mempersiapkan secara matang hingga saat ini.
“Alhamdulillah, setelah mendatangkan bahan-bahan material bangunan tahun lalu, kali ini kami bisa memulainya dengan melibatkan Lembaga, Badan Otonom NU, dan Mahasiswa Studi Kerja Lapangan (SKL) Sekolah Tinggi Dakwah Ilmu Dakwah Raudlatul Iman (STIDAR) Ganding yang melakukan pengabdian di Kecamatan Pragaan,” kata tenaga pendidik Pondok Pesantren Al-Ihsan Jaddung, Pragaan.
Gerakan Lazisnu Pragaan
Di kesempatan yang berbeda Ustadz Hamdani SH yang didaulat sebagai koordinator mengungkapkan bahwa gerakan yang kedua ini sebagai respon kepedulian NU tentang adanya laporan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pragaan Daya 1 yang melihat kondisi rumah warganya tidak layak huni.
Wakil Bendahara MWCNU Pragaan tersebut melanjutkan bahwa tahun lalu sudah melakukan survei dan penggalangan dana pada setiap donatur tetap dan relawan.
“Alhamdulillah, setelah mendatangkan bahan-bahan bangunan seperti, semen 1 ton, pasir srassak 6 pick up, batu gunung 6 pink up, pasir hitam 1 pick up, batu bata 3.000 biji, genting 250 biji, genting bubung 150 biji, besi cor 10 biji, paku 4 kg, pada hari ini rumah ibu Maswa bisa dibedah,” syukurnya sambil mengelus dada.
Total secara keseluruhan kurang lebih 10 juta yang dianggarkan oleh Lazisnu Pragaan. Sedangkan anggaran tak terduga Rp. 7.500.000,- yang nantinya akan dialokasikan pada finishing rumah dluafa.
“InsyaAllah dalam waktu 10 hari, rumah ibu Maswa sudah bisa ditempati,” tegasnya.
Pada saat yang, Gus Fatihul Abror juga menyampaikan bahwa selain gerakan semen yang dibangun secara struktur, Lazisnu Pragaan juga memediatori penyaluran konsumsi saat proses pembangunan rumah.
Wakil Sekretaris MWCNU Pragaan tersebut sangat bersyukur. Karena selain mendatangkan bahan material, para relawan juga menyumbangkan bahan-bahan konsumsi untuk para tukang, antra lain: telur, lauk pauk, sayur mayur, mie instan, kopi, dan buah-buahan yang baru saja dipanen dari kebunnya.
“Kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada para relawan, sehingga meringankan beban panitia,” ungkapnya.
Tak ketinggalan juga, Afif selaku Kepala Baitul Maal wa Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) Pragaan juga menyumbang 1 ton semen dan batu bata 1 truck pada saat ini yang diterima secara simbolis oleh panitia.
Di samping itu, Kiai Masyhudi selaku penyambung lidah antara MWCNU dengan masyarakat sekitar juga menegaskan bahwa tuan rumah tidak 100% bergantung kepada NU.
“Untuk mengurangi beban Lazisnu, ibu Maswa sekeluarga juga menyediakan kayu, batu krikil, kawat, semen, dan logistik seadanya,” ujar kiai yang menjabat Wakil Ketua PRNU Pragaan Daya 1.
Acara ini terselenggara berkat sinergitas tukang yang notabene swadaya masyarakat, serta melibatkan pengurus lembaga, Ansor dan Banser Pragaan yang rela meluangkan waktunya untuk menghapus tangis ibu Maswa.
“Untuk mempercepat penyelesaian, kami memohon pada seluruh nahdliyin untuk menyumbangkan sebagian hartanya demi menyelesaikan program kami. Lebih jelasnya bisa menghubungi nomor 085336271721,” pungkas Ustadz Hamdani yang juga menjabat sebagai Bendahara Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pragaan Laok.
Pewarta: Firdausi

