Nonggunong, NU Online Sumenep
Ikhtiar menebar manfaat terus dilakukan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Nonggunong Sapudi. Salah satunya menggelar Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (MDSRA) dengan melibatkan masyarakat sekitar. Jum’at (31/12/2021), di kediaman salah seorang anggota, Moh. Misnawi di Desa Nonggunong.
Bukan tanpa alasan, melibatkan masyarakat dalam agenda rutin itu dimaksudkan untuk mempererat tali silaturrahim. Dengan istighatsah dan shalawat bersama, kemudian dilanjutkan dengan ngaji Kitab Risalah Ahlussunah Wal Jama’ah karya Hadratussyeikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari, diharapkan dapat menciptakan hidup yang guyub dan rukun antar sesama.
Sekretaris MDSRA PAC GP Ansor Nonggunong, M. Murtaqi menuturkan, sebagai lembaga yang berorientasi pada kegiatan majelis ta’lim dan pertemuan rutin, pihaknya merasa memiliki tanggungjawab untuk melestarikan tradisi-tradisi ke-NU-an di masyarakat. Termasuk mengenalkan dan mengajarkan hujjah-hujjah an-Nahdliyah dengan mengkaji kitab karya Hadratussyeikh KH Muhammad Hasyim Asy’ari.
“Itulah sebabnya mengapa kami melibatkan unsur masyarakat. Kami ingin terus mentradisikan shalawatan, tahlilan, istighatsahan, dan lain sebagainya di tengah-tengah kehidupan masyarakat,” ujarnya kepada NU Online Sumenep.
Ia menambahkan, dalam peraturan organisasi (PO) GP Ansor, MDSRA dibentuk sebagai wadah untuk menanamkan dan memperkuat nilai-nilai Islam Ahlussunah Wal Jama’ah an-Nahdliyah melalui kajian dan aktivitas keagamaan lainnya.
“Tentu merupakan kewajiban bagi kami untuk mensyiarkan ajaran para Muassis NU. Maka kami kemas dengan kegiatan rutin dan melibatkan unsur masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Nonggunong, PAC GP Ansor Nonggunong, Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor se-Kecamatan Nonggunong, serta Barisan Ansor Serbaguna (Banser).
Editor: Abdul Warits

