Image Slider

Bupati Fauzi: Toleransi Umat Beragama di Sumenep Cukup Baik

Kota, NU Online Sumenep

Achmad Fauzi, Bupati Sumenep mengatakan, usia Kabupaten Sumenep kurang lebih 752 tahun sejak didirikan oleh Aria Wiraraja pada tanggal 31 Oktober 1269. Dipimpin oleh 35 Raja dan 16 Bupati.

“Kabupaten Sumenep terdiri dari daratan dan kepulauan. 9 kecamatan di kepulauan dan 18 di daratan,” ujar mengawali sambutan di acara Simposium Peradaban Nahdlatul Ulama (NU) yang dipusatkan di Pendopo Keraton Sumenep, Sabtu (05/03/2022).

Kemudian ia menegaskan bahwa salah satu faktor kuatnya nilai-nilai kebangsaan dan nasionalisme orang Madura, khususnya Sumenep adalah adanya toleransi umat beragama yang terbangun ratusan tahun yang lalu.

“Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya Klenteng yang berdampingan dengan masjid, serta Gereja di sebelah timur. Jadi, hubungan sosial antar umat beragama di Kota Keris cukup baik,” ungkapnya, gemuruh tepuk tangan ramaikan suasana.

Mustasyar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Batuan itu menjelaskan, konsep Bhapa’ Bhabhu’ Ghuru Rato (Bapak, Ibu, Guru dan Raja) menyiratkan pada 3 komponen. Yakni, orang tua sebagai representasi institusi keluarga, ulama atau kiai representasi dunia-ukhrawi, sedangkan pemerintah formal representasi dari wujud duniawi.

Fauzi menambahkan, salah satu keunikan di Kabupaten Sumenep yaitu, banyaknya suku, budaya dan bahasa.

“Ini bagian dari keistimewaan yang kita miliki. Walaupun berbeda, warga memiliki toleransi antar sesama. Seperti 2 bahasa yang dipakai oleh masyarakat kepulauan, yakni bahasa Bugis dan Bajo,” terangnya.

Tak sampai di situ, warga kepulauan Sapeken menggunakan bahasa Bajo. Sedangkan Kangean yang luasnya seperti Kabupaten Sampang menggunakan bahasa di luar Madura. Keberagaman ini menjadi bagian dari harmonisasi dan toleransi yang cukup baik dengan nilai-nilai kebudayaan yang berbeda,” tutur pria asal Kecamatan Batuan itu.

Dirinya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf beserta rombongan lainnya.

“Suatu kehormatan Kabupaten Sumenep dihadiri oleh rombongan PBNU dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU). Atas nama Pemerintah Daerah (Pemkab), selamat datang di Kabupaten Sumenep,” tandasnya.

ADVERTISIMENT

sosial mediaFollow!

16,985FansSuka
5,481PengikutMengikuti
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Rekomendasi

TerkaitBaca Juga!

TrendingViral!

TerbaruBaca Juga